Di era digital saat ini, beragam kategori konten dapat diakses dengan mudah lewat media sosial kita. Hampir setiap hari kita mendapati sesuatu yang sedang hangat, populer, viral, trending, apapun istilahnya.

Wabah Video Prank di Media Sosial

Tak jarang sebuah konten yang akhirnya menjadi viral tadi adalah konten yang berisi kebaikan, memiliki faedah agar dapat kita ambil hikmahnya. Namun tidak sedikit pula terdapat konten-konten yang memberikan contoh buruk dan bertentangan dengan ajaran agama Islam.

Salah satu konten yang tiba-tiba melanda negeri ini adalah konten-konten video prank! Hampir semua kalangan, baik dari orang biasa hingga para pesohor negeri, sibuk membuat konten-konten video prank di kanal-kanal media sosial mereka. Semuanya seragam, replika. Budaya latah memang masih menjadi komoditi utama untuk dikonsumsi publik di negeri ini, selain drama dan sensasi.

Secara harfiah, prank memiliki arti sebagai gurauan, kelakar, bercanda. Semua hal tersebut sejatinya tidak menjadi masalah dalam Islam, asal tetap dalam koridor syariat, berkata yang sebenarnya (tidak berbohong), memperhatikan adab, juga tidak menyakiti orang lain.

Namun coba kita perhatikan bagaimana konten-konten prank yang sedang tren saat ini? Hampir semuanya dipenuhi dengan gaya menakut-nakuti terlebih dahulu pada awalnya, lalu memberikan kejutan yang terkesan membahagiakan atau menyenangkan di akhir cerita.

Tahukah mereka bahwa apa yang mereka perbuat tersebut bukanlah hal yang baik, walaupun katanya “niatnya hanya bercanda, dengan tujuan yang baik dan menghibur”?

Membuat orang lain takut walaupun niatnya hanya bercanda termasuk ke dalam kategori dosa. Pernah di antara para sahabat yang sedang berjalan bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, ada seseorang di antara mereka yang tertidur. Kemudian sebagian dari mereka menuju tali yang dimiliki oleh orang yang tertidur tersebut dan lantas mengambilnya. Ketika terbangun orang yang memiliki tali tersebut pun menjadi khawatir (takut) dan memikirkan talinya. Lantas Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pun bersabda,

لاَ يَحِلُّ لِمُسْلِمٍ أَنْ يُرَوِّعَ مُسْلِمًا

“Tidak halal bagi seorang muslim menakut-nakuti muslim yang lain.” (HR. Abu Daud no. 5004 dan Ahmad 5: 362)

Lihatlah, bahkan perbuatan prank tersebut sudah terjadi ribuan tahun yang lalu dan tidak disukai oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Lantas bagaimana kita menganggap diri kita sebagai pengikut beliau, namun kita menyukai hal yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam saja sangat tidak menyukainya?

Sekali lagi lewat hadits shahih lainnya, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga sudah pernah menegaskan perkara ini dalam sabdanya,

لاَ يَأْخُذَنَّ أَحَدُكُمْ مَتَاعَ أَخِيهِ لاَعِبًا وَلاَ جَادًّا

“Tidak boleh seorang dari kalian mengambil barang saudaranya, baik bercanda maupun serius.” (HR. Abu Daud no. 5003 dan Tirmidzi no. 2160).

Inilah awal mula mengapa prank menjadi perkara yang tidak disukai dalam Islam. Hal ini bahkan sudah pernah terjadi di zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan kemudian Nabi melarang hal tersebut dilakukan oleh umatnya hingga akhir jaman kelak.

Ingatlah bahwa menta’ati Nabi sama dengan menta’ati Allah ‘azza wa jalla. Sebagaimana firman Allah,

مَنْ يُطِعِ الرَّسُولَ فَقَدْ أَطَاعَ اللَّهَ

“Barangsiapa yang menta’ati Rasul itu, sesungguhnya ia telah mentaati Allah”. (An-Nisaa: 80)

Agama Islam ini sederhana saudaraku. Bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benarnya takwa, serta memohonlah kepada-Nya agar selalu diberikan petunjuk di atas kebenaran dan berusaha sekuat tenaga untuk menjauhi segala larangan-Nya.

Barakallahu fiikum.

Leave a Comment
Event Search
Shahih.co
Renungan Kemerdekaan

Satu objek cinta yang diajarkan oleh Islam, adalah cinta tanah air. Kita berkata demikian, walaupun dalam saat yang sama kita harus menggaris bawahi, bahwa apa yang populer dinamai orang atau… [...]

Inilah Sebabnya Kenapa Setan Ada Yang Gemuk dan Yang Kurus

Selain tak kuasa ikut makan, “Aku pun tidak bisa ikut minum bersamanya.” Sebabnya, laki-laki itu pun menyebut nama Allah Ta’ala ketika hendak minum. Read More The post Inilah Sebabnya Kenapa… [...]

Kisah Nabi Ibrahim yang tertuang dalam tinta sejarah al-Qur’an. Kisah tak terlupakan sepanjang masa dan zaman. Kisah sangat menakjubkan dan membanggakan. Bagi siapa saja yang bisa mengambil pelajaran darinya, sungguh… [...]

Saat di Mana Dakwah Dengan Sikap Lebih Dibutuhkan Daripada Dakwah Dengan Lisan

Terkadang ada saatnya dakwah dengan sikap lebih mengena dan lebih baik daripada dakwah dengan lisan. Bahkan dakwah dengan sikap bisa jadi merupakan dakwah yang paling tepat dan mengena. Read More… [...]

Hikmah Di Balik Musibah

Dengan adanya musibah covid-19 ini hikmah yang bisa kita ambil adalah bersikap sabar. Karena Sabar merupakan salah satu tingkatan agama dan salah satu kedudukan orang-orang yang menempuh jalan menuju ﷲ… [...]

Ramadhan merupakan madrasah bagi orang beriman. Banyak pelajaran yang Allah سبحانه و تعالى berikan pada bulan penuh berkah ini. Kurikulumnya disusun agar setiap Muslim mampu menaik kelaskan level keimanannya. Wahana… [...]

Nikmat Yang Semu

Segala sesuatu yang ada di dunia ini hanyalah bersifat sementara, fana dan rusak, begitupun dengan kenikmatan dunia yang kita peroleh dan rasakan semua itu kenikmatan semu.  Rasulullah ﷺ bersabda “Sesungguhnya… [...]

Hakikat dari ibadah, sebagai ungkapan rasa syukur seorang hamba kepada Rob-nya, jadi menunaikan ibadah bukan hanya sebatas pelunas hutang dan menunaikan kewajiban saja Read More The post Ungkapan Syukur appeared… [...]

Tak perlu berbangga diri dalam hidup, sombong dalam sikap, dan angkuh dengan yang dimiliki, kecuali kita sudah bisa melihat kedua telinga kita tanpa cermin, atau saat mati, masuk liang lahat… [...]

Pada masa Rasulullah ﷺ, antara kaum Muslimin dan ahlil kitab pernah terjadi saling membanggakan diri.  Ahlil Kitab berkata “Nabi kami datang sebelum Nabi kalian, dan kitab kami diturunkan sebelum kitab… [...]

Subhanallah.. hanya Allah maha pemilik tunggal alam semesta. Malikul mulk.. pemilik dari semua pemilik, we have but nothing sepertinya kita punya tetapi sebenarnya tidak punya apa-apa. Ya benar kita punya… [...]

Hidup adalah sebuah misteri yang penuh rahasia dan teka-teki, dan manusia hanyalah sebagai mahluk biasa yang memiliki keterbatasan dalam memahami makna hidup dari kehidupan yang sesungguhnya. Dalam Al-Quran pun dikatakan… [...]

Meraih Kebahagiaan Dengan Menanam Kebaikan

Kebahagiaan ibarat kupu-kupu, semakin dikejar akan semakin menjauh, oleh karena itu untuk memperolehnya itu cukup dengan menanam kebaikan, seperti menanam pohon yang beragam untuk menghadirkan kupu-kupu. Read More The post… [...]

Tiga Followers Setia Yang Mengikuti Mayit

Sesungguhnya manusia itu berdasarkan fitrahnya, telah dijadikan untuk memberikan manfaat kepada orang-orang yang telah mati, khususnya setelah mereka meninggal dunia secara langsung, dengan prasangkaan dan anggapan bahwa amalan yang mereka… [...]

Ilmu Di Dunia Maya Hanya Sekedar Bacaan Menyenangkan dan Wawasan Saja? Segeralah beramal !

Wahai diri, tinggalkan sejenak dunia maya, beramalah di dunia nyata dengan ilmu-mu Wahai diri, sepertinya engkau terlalu berkutat di dunia maya… Di dunia maya semua hiburan bisa engkau dapatkan… Nikmatnya… [...]

Menanam Kebaikan, Terus Di Pupuk Dan Disiram

Kita pasti pernah mendengar peribahasa ini, “Siapa yang menanam, Dia yang akan menuai.” Maksudnya, jika seseorang menanam kebaikan, maka ia akan menuai kebaikan pula. Dan jika seseorang menanam kejelekan, maka… [...]

Kasih Sayang Ibu Tidak Lekang Oleh Jarak dan Waktu

Yang ibu inginkan hanyalah kamu menemani ibu, mengajak ngobrol, membawa cucu-cucu untuk bermain. Amalan yang mudah dengan surga balasannya. Read More The post Kasih Sayang Ibu Tidak Lekang Oleh Jarak… [...]

Jangan Sia-Siakan Kesempatan Berbakti Kepada Ibu

Dalam Islam berbakti kepada kedua orang tua (birrul walidain) memiliki kedudukan yang mulia. Banyak keterangan dari Al-Qur’an dan hadits-hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menunjukkan keutamaan berbakti kepada kedua orang tua. Berbakti kepada… [...]

Merasa Hebat Adalah Sifat Ujub

Menghindari ujub itu lebih sulit dari pada Riya' . Karena ujub itu datang diam-diam tanpa disadari. Read More The post Merasa Hebat Adalah Sifat Ujub appeared first on Shahih. [...]

Manfaat Minum Sambil Duduk Dari Sisi Kesehatan Yang Disarankan Rasulullah

Kami awali pembahasan ini dengan melihat beberapa dalil yang menyebutkan larangan makan dan minum sambil berdiri, setelah itu dalil yang menyebutkan bolehnya. Lalu kita akan melihat bagaimana sikap para ulama… [...]