Peggy Melati Sukma Khadijah

Kalau disebut nama Peggy Melati  Sukma, sebagian besar orang (di Indonesia) mungkin akan tertuju pada Artis bintang sinetron, bintang iklan, presenter, penulis buku, foto model, penyanyi, peragawati dan masih banyak gelar keartisan disandang. Jargon diusung saat itu adalah “Pusiiiiiing”, menyatu dengan karakter cerewet, centil, merasa paling cantik dan paling segalanya. Peggi Melaty Sukma berhasil tampil menjadi ‘Rising Star‘ kala itu, dan akhirnya mendulang banyak pundi-pundi dari aktivitas keartisan yang berjibun.

Ketenaran disandang bukan tanpa kualitas, pada berbagai ajang penghargaan, Peggy berhasil menyabet prestasi, diantaranya pernah dinobatkan sebagai ” Nomine Pembawa acara Talkshow wanita terfavorit di ajang Panasonic Award untuk acara ‘Obrolan Pagi’ (1996), Nomine Pemeran utama wanita terbaik, kategori Komedi, Festival Sinteron Indonesia dalam Si Kabayan (1997).

Di luar dunia keartisan, pernah menjadi Juru Bicara Pelindungan Perempuan Indonesia di Perserikatan Bangsa Bangsa (2006), kemudian meraih “Penghargaan Kreativitas Perempuan Tiga Generasi dari Yayasan Cerdas Kreasi Indonesia (2007) dan masih banyak prestasi lain diraih baik di dunia keartisan atau di luar keartisan, baik di level nasional sampai international. Kiprahnya di dunia sosial juga disorot media, Peggy mendirikan foundation yang dijadikan wadah untuk kegiatan kepedulian pada korban bencana alam.

Lain dulu lain sekarang, kini ada nama Khadijah disematkan dibelakang nama tenarnya, menurutnya sebagai hadiah dari guru-guru yang menuntun menemukan cahaya hidupnya yang dulu redup. Jalan hijrah yang teteh Khadijah ambil, semoga menjadi ladang kebaikan tak berpenghabisan, istiqomah dijalani sampai nafas terakhir di alam fana. Peggy Melati Sukma Khadijah, hari ini menjadi salah satu sosok yang menginspirasi banyak wanita.

Sumber Kompasiana
Author Agung Han
Photo credit IDNTimes

Leave a Comment
Speaker Details