Fadlan Garamatan

Kondisi alam Papua yang keras dengan beberapa wilayahnya masih belum terjangkau transportasi, menjadi tantangan tersendiri bagi siapa pun yang berkunjung ke sana. Begitu pula dengan kegiatan seperti menyebarkan agama atau berdakwah, bukan menjadi suatu hal yang mudah.

Namun, hal tersebut ternyata mampu diatasi oleh sosok da’i yang bernama Ustadz Fadlan Garamatan. Kegigihan Pengasuh Pondok Pesantren Al Fatih Kaaffah Nusantara (AFKN) dalam mendakwahkan Islam di Papua telah membuahkan hasil.

Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi memuji sepak terjang Ustadz Fadlan Garamatan di bidang dakwah Islam hingga menyebutnya Ustadz Fadlan ini Kuda Hitam Sunnah dari Timur, karena selama ini beliau dikenal sebagai sosok dai yang fokus berdakwah di kawasan timur Indonesia, khususnya di Papua.

Pernyataan tersebut dilontarkan duta besar Arab Saudi saat mengikuti rangkaian acara pemancangan tiang pertama Masjid Agung Nuu Waar. Dalam kesempatan itu Osama juga memberikan beasiswa pendidikan di Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) kepada 59 santri Ponpes AFKN. Sebanyak 29 santri akan menempuh pendidikan di LIPIA Surabaya, 15 santri di LIPIA Aceh, dan 5 santri di LIPIA Jakarta.

Duta besar Osama menilai Ustadz Fadlan telah berjasa dalam menyebarkan paham ahlussunnah wal jamaah di wilayah timur Indonesia. Melalui pendidikan, dia juga dianggap telah berjasa dalam memerangi peredaran minuman keras dan obat-obatan terlarang bagi para pemuda. Pemerintah Arab Saudi menyatakan dukungan penuh terhadap dakwah yang dilakukannya.

Leave a Comment
Speaker Details