Masjid Raya Jakarta Islamic Centre

Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (Jakarta Islamic Centre) adalah sebuah lembaga yang berdiri di eks Lokasi Resosialisasi (Lokres) Kramat Tunggak, Tanjung Priok,  Jakarta Utara.

Lokres Kramat Tunggak adalah nama sebuah Panti Sosial Karya Wanita (PKSW) Teratai Harapan Kramat Tunggak, yang terletak di jalan Kramat Jaya RW 019, Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Kotamadya Jakarta Utara. Areal tersebut tepatnya menempati lahan seluas 109.435 m2 yang terdiri dari sembilan Rukun Tetangga (RT).

Kramat Tunggak (kramtung), kemashurannya tidak saja terkenal di Indonesia, namun juga terkenal hingga ke seluruh Asia Tenggara sebagai pusat jajan terbesar bagi kaum hidung belang. Pada awal pembukaannya tahun 1970-an, terdapat 300 orang WTS dengan 76 orang germo. Jumlah ini terus bertambah seiring bertambah bulan dan tahun.

Menjelang akhir ditutupnya Lokres Kramtung tahun 1999, jumlahnya mencapai 1.615 orang WTS di bawah asuhan 258 orang germo/mucikari. Mereka tinggal di 277 unit bangunan yang memiliki 3.546 kamar. Artinya, lokalisasi ini tumbuh dan berkembang dengan pesat yang akhirnya menimbulkan masalah baru pada masyarakat di lingkungan sekitarnya dan sekaligus citra Jakarta yang tidak bisa dipisahkan dari sejarahnya sebagai sebuah kultur Betawi yang sangat identik sebagai komunitas Islam yang terbuka, bersemangat multikultur, toleran dan sangat mencintai Islam sebagai identitas utama kebudayaan mereka.

Kondisi demikian ini menimbulkan desakan yang tidak henti-hentinya dari ulama dan masyarakat agar Panti Sosial Karya Wanita (PKSW) Teratai Harapan Kramat Tunggak ditutup. Adanya desakan yang semakin menguat tersebut pada akhirnya dilakukan penelitian oleh Dinas Sosial bersama Universitas Indonesia untuk tentang sejauhmana penolakan masyarakat terhadap PKSW Teratai Harapan Kramat Tunggak.

Dari hasil penelitian tersebut, pada tahun 1997 direkomendasikan agar Lokres tersebut ditutup. Pada tahun 1998 dikeluarkan SK Gubernur KDKI Jakarta No. 495/1998 tentang penutupan panti sosial tersebut selambat-lambatnya akhir Desember 1999. Pada 31 Desember 1999, Lokres Kramat Tunggak secara resmi ditutup melalui SK Gubernur KDKI Jakarta No. 6485/1998. Selanjutnya Pemda Provinsi DKI Jakarta melakukan pembebasan lahan eks lokres Kramat Tunggak.

Setelah dibebaskan banyak muncul gagasan terhadap lokasi bekas Kramat Tunggak tersebut, ada yang mengusulkan pembangunan pusat perdagangan (mall), perkantoran dan lain sebagainya. Namun Gubernur H. Sutiyoso memiliki ide lain yaitu membangun Islamic Centre. Sebuah ide yang cemerlang yang menyatukan kelompok-kelompok lain yang awalnya berbeda-beda.

Pada tahun 2001 Gubernur Sutiyoso melakukan sebuah Forum Curah Gagasan dengan seluruh elemen masyarakat untuk mengetahui sejauhmana dukungan masyarakat terhadap sebuah perubahan yang telah dicanangkan. Ternyata 24 Mei 2001 dukungan itu semakin menguat. Gagasan untuk membangun Jakarta Islamic Centre (JIC) dikemukakan Gubernur Sutiyoso kepada Prof. Azzumardi Azra (Rektor UIN Syarif Hidayatullah) di New York di sela-sela kunjungannya ke PBB pada tanggal 11-18 April 2001 dan mendapatkan respon yang sangat positif.

Setelah adanya konsultasi terus menerus antara masyarakat, ulama, praktisi baik skala lokal maupun regional bahkan international akhirnya diwujudkan dalam sebuah master plan pembangunan JIC pada tahun 2002. Kemudian dalam rangka memperkuat ide dan gagasan pembangunan JIC,pada Agustus 2002 dilakukan Studi Komparasi ke Islamic Centre di Mesir, Iran, Inggris dan Perancis. Pada tahun yang sama, dilakukan perumusan Organisasi dan Manajemen JIC. Kehadiran JIC ternyata sesuatu yang sangat fenomenal sebagai produk zaman yang strategis dan monumental.

Dalam rangka menyongsong cita-cita besar umat Islam yang digantungkan kepada Jakarta Islamic Centre, dikeluarkan SK Gubernur KDKI No. 99/2003 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Badan Pengelola Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (Jakarta Islamic Centre). Selanjutnya pada tahun April 2004, Badan Pengelola Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (Jakarta Islamci Centre) diangkat/dilantik melalui SK Gubernur KDKI Jakarta No. 651/2004.

Namun selanjutnya, kehadiran JIC tidak sekedar hanya merubah tanah hitam menjadi putih, atau hanya sebuah masjid saja, melainkan lebih dari itu JIC diharapkan menjadi salah satu simpul pusat peradaban Islam di Indonesia dan Asia Tenggara yang menjadi simbol kebangkitan Islam di Asia dan Dunia.

Photos
Leave a Comment
Venue Details
Working Hours
  • Weekdays
    24 hours
  • Saturday
    24 hours
  • Sunday
    24 hours
Event Search
Shahih.co
Nikmat Yang Semu

Segala sesuatu yang ada di dunia ini hanyalah bersifat sementara, fana dan rusak, begitupun dengan kenikmatan dunia yang kita peroleh dan rasakan semua itu kenikmatan semu.  Rasulullah ﷺ bersabda “Sesungguhnya… [...]

Hakikat dari ibadah, sebagai ungkapan rasa syukur seorang hamba kepada Rob-nya, jadi menunaikan ibadah bukan hanya sebatas pelunas hutang dan menunaikan kewajiban saja Read More The post Ungkapan Syukur appeared… [...]

Tak perlu berbangga diri dalam hidup, sombong dalam sikap, dan angkuh dengan yang dimiliki, kecuali kita sudah bisa melihat kedua telinga kita tanpa cermin, atau saat mati, masuk liang lahat… [...]

Pada masa Rasulullah ﷺ, antara kaum Muslimin dan ahlil kitab pernah terjadi saling membanggakan diri.  Ahlil Kitab berkata “Nabi kami datang sebelum Nabi kalian, dan kitab kami diturunkan sebelum kitab… [...]

Subhanallah.. hanya Allah maha pemilik tunggal alam semesta. Malikul mulk.. pemilik dari semua pemilik, we have but nothing sepertinya kita punya tetapi sebenarnya tidak punya apa-apa. Ya benar kita punya… [...]

Hidup adalah sebuah misteri yang penuh rahasia dan teka-teki, dan manusia hanyalah sebagai mahluk biasa yang memiliki keterbatasan dalam memahami makna hidup dari kehidupan yang sesungguhnya. Dalam Al-Quran pun dikatakan… [...]

Meraih Kebahagiaan Dengan Menanam Kebaikan

Kebahagiaan ibarat kupu-kupu, semakin dikejar akan semakin menjauh, oleh karena itu untuk memperolehnya itu cukup dengan menanam kebaikan, seperti menanam pohon yang beragam untuk menghadirkan kupu-kupu. Read More The post… [...]

Tiga Followers Setia Yang Mengikuti Mayit

Sesungguhnya manusia itu berdasarkan fitrahnya, telah dijadikan untuk memberikan manfaat kepada orang-orang yang telah mati, khususnya setelah mereka meninggal dunia secara langsung, dengan prasangkaan dan anggapan bahwa amalan yang mereka… [...]

Ilmu Di Dunia Maya Hanya Sekedar Bacaan Menyenangkan dan Wawasan Saja? Segeralah beramal !

Wahai diri, tinggalkan sejenak dunia maya, beramalah di dunia nyata dengan ilmu-mu Wahai diri, sepertinya engkau terlalu berkutat di dunia maya… Di dunia maya semua hiburan bisa engkau dapatkan… Nikmatnya… [...]

Menanam Kebaikan, Terus Di Pupuk Dan Disiram

Kita pasti pernah mendengar peribahasa ini, “Siapa yang menanam, Dia yang akan menuai.” Maksudnya, jika seseorang menanam kebaikan, maka ia akan menuai kebaikan pula. Dan jika seseorang menanam kejelekan, maka… [...]

Kasih Sayang Ibu Tidak Lekang Oleh Jarak dan Waktu

Yang ibu inginkan hanyalah kamu menemani ibu, mengajak ngobrol, membawa cucu-cucu untuk bermain. Amalan yang mudah dengan surga balasannya. Read More The post Kasih Sayang Ibu Tidak Lekang Oleh Jarak… [...]

Jangan Sia-Siakan Kesempatan Berbakti Kepada Ibu

Dalam Islam berbakti kepada kedua orang tua (birrul walidain) memiliki kedudukan yang mulia. Banyak keterangan dari Al-Qur’an dan hadits-hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menunjukkan keutamaan berbakti kepada kedua orang tua. Berbakti kepada… [...]

Merasa Hebat Adalah Sifat Ujub

Menghindari ujub itu lebih sulit dari pada Riya' . Karena ujub itu datang diam-diam tanpa disadari. Read More The post Merasa Hebat Adalah Sifat Ujub appeared first on Shahih. [...]

Manfaat Minum Sambil Duduk Dari Sisi Kesehatan Yang Disarankan Rasulullah

Kami awali pembahasan ini dengan melihat beberapa dalil yang menyebutkan larangan makan dan minum sambil berdiri, setelah itu dalil yang menyebutkan bolehnya. Lalu kita akan melihat bagaimana sikap para ulama… [...]

Manfaat Sedekah Menurut Al Qur’an & Sunnah

Pengertian Sedekah Sedekah adalah istilah serapan dari bahasa Arab (Shadaqoh) yang mengandung arti pemberian dari seorang Muslim kepada orang lain dengan tujuan mendapatkan pahala dari Allah swt. Pemberian itu bisa berupa… [...]

Sabar Dalam Islam

Sabar merupakan suatu sikap menahan diri dalam situasi sulit dengan tidak mengeluh. Sabar membentuk kemampuan pengendalian diri sebagai sikap yang mempunyai nilai tinggi dan mencerminkan kekokohan jiwa orang yang memilikinya.… [...]

Tidak Semua Orang Punya Gaji Tapi Setiap Mahluk Punya Jatah Rezeki

Allah SWT sudah menjamin rezeki setiap makhluk ciptaan-Nya. Tidak hanya manusia, Allah juga menjamin rezeki hewan dan tumbuhan. Hal ini tercantum di dalam Al Quran وَمَا مِن دَآبَّةٍ فِى ٱلْأَرْضِ… [...]